Jumat, 24 April 2009

Kintamani - Ubud -- New Trails


Minggu, 12 April 2009
Updated, 25 April 2009

Tidak terasa tahun 2009 sudah sampai di bulan April! Dan bulan-bulan sebelumnya tidak ada kegiatan sepeda yang cukup jauh jaraknya kecuali rute rutin seperti Saturday Morning to Ubud, Thursday Afternoon Breathtaking Bukit Ungasan dan Sunday Afternoon Exotic City Tour oleh B2W Bali. Sepeda udah jadi sarang laba-laba nih hahaha..

Untung hari Minggu, 12 April kemarin para pentolan komunitas sepeda Lelasan Berseri mengadakan XC to Kintamani dan finish di Ubud. Trail ini sebetulnya sudah sering dilalui cuma kali ini ada yang baru. Nah, ini yang menarik. Apa dan bagaimana yang baru itu, silakan disimak ceritanya.

Lelasan Gemuk
Masih inget kan arti kata "lelasan"? Ya, dalam bahasa kromo inggil artinya "lizard". Saking lamanya ga naik sepeda membuat sebagian anggota Lelasan Berseri gendut! Termasuk penulis juga nih.. hahaha.. ya maklumlah... banyak sekali alasan kenapa tidak ada kegiatan selama beberapa bulan di awal taun 2009. Salah satu alasan yang paling valid adalah pemilu legislatif yang diselenggarakan 9 April yang lalu. Selain itu, bulan Maret lalu banyak sekali terdapat upacara adat Bali seperti Galungan, Nyepi, Melasti, Kuningan dan lain-lain. Jadi jelas sudah kenapa perut jadi kembali ndut-ndut hahaha..

Bedanya rute Kintamani-Ubud ini terletak di jalan masuk atau entry pointnya yang sekarang agak dibawah dibandingkan dahulu yang masuk dari lahan parkir Pura Ulun Danu Batur. Jalan masuk ke hutan bambu ini terbilang terjal. Sempat nyemplung ke jurang sedalam 2 meter saat mencoba turunan curam ini heheh.. jatuh perdana deh.. apes. Kayak gini nih kalau dah lama ga bersepeda, feeling handling jadi ilang.. behh..

Setelah jalan turunan curam tadi, trek kembali sama seperti yang dahulu. Melewati hutan bambu yang banyak jebakan disana sini siap memelintir sepeda dan penunggangnya. Guide, Wayan Landung, adalah guide iseng. Udah tau ada jebakan lubang dalam didepan, eh malah disembunyikan dengan rumput dan sampah kering jadi seolah jalan datar! Lewatlah para goweser ini dan nyungsep satu persatu dengan sukses... hehehe.. tapi fun.

Karena sudah mulai familiar dengan rutenya, para extreme rider ini pun mulai bermain lepas. Turunan dengan drop setinggi 30-40 cm terasa nikmat sekali.. tuing tuing tuing.. sepeda berlumpatan.. eeenndaaaangg.... yang bawa hardtail, maap maap.. kurang nyaman yak... hihihi..

Tak terasa, tiba sudah di pinggiran Ubud. Udah jam 1 siang! Belum makan! Laapppeerrr... tapi guide menawarkan untuk mencoba trek baru.. nah ini dia.. sebagian peserta memilih jalur pendek untuk segera isi perut lapar. Sebagian lagi ingin mencoba trek baru yang katanya ciamik..

Setelah melewati beberapa tanjakan tajam, et dah.. udah lama ga naik peda nih.. tega beneer..., akhirnya ujung single trek baru terlihat.. daaan... waahhh ternyata, jalur ini adalah jalur single track di pinggir sawah dan jurang sebelah kiri.. nikmat sekali.. bisa full speed sambil mempraktekkan handling yang prima agar tidak jatuh ke jurang.. serem. Jatuh kesawah masih endang..

Saking asyiknya menikmati single track yang puannnjjaaaang dan lama ini, seorang pesepeda nyungsep ke kali dengan posisi kepala dibawah dan kaki masih tertancap di pedal alias menggantung diatas.. hehehe.. ketawa deh, soalnya ga apa2.. ibarat dipaksa mandi aja.. basah kuyup boss... hahahaha..

Gitu deh, habis itu sampai di Ubud. Makan, istirahat trus pulang.. duh puanase rekkkk..

Yuk, siapa yang mau coba trek Kintamani Ubud ini? Ayo daftar daftar..

ED

Tidak ada komentar:

Posting Komentar