Minggu, 07 Juni 2009

Car Free Day - dorongan makin gencar!


7 Juni 2009

Hari Lingkungan Hidup sedunia diperingati dengan berbagai cara. Di Indonesia salah satunya diperingati dengan cara bersepeda serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan mengajak pejabat daerah, Gubernur, Kapolda dll. Di Jakarta sendiri, Bapak Presiden RI, SBY, juga ikut bersepeda bersama komunitas Bike To Work Indonesia yang digawangi oleh Toto Sugito. Wah, senang ya punya presiden yang perhatian dengan lingkungan dan sepeda tentunya.

Di Bali? Hehe maunya sih ajak pejabat daerah di Bali namun apa daya, persiapan kurang dan ada agenda yang lebih penting yaitu pembentukan SAMAS Denpasar dengan target pertama adalah Car Free Day. Tentunya setelah SAMAS Denpasar terbentuk, para komunitas bersepeda di Denpasar akan mengajak para pejabat tinggi daerah untuk gowes bersama.

Hari Minggu pagi tadi akhirnya dengan kesepakatan bersama team B2W Bali, hari lingkungan hidup diperingati dengan sederhana saja yaitu dengan gowes dan aksi simpatik. Seperti apa acaranya?

Di sekretariat B2W Bali sudah berkumpul pesepeda dari Satak CC, Lelasan Berseri, Dalas BBG dan B2W Bali sendiri. Dari kelompok sepeda lipat pun tidak ketinggalan, ada om Putu Kusuma, om Wiwien dan lainnya. Sepedanya berwarna-warni jadi menarik sekali untuk dilihat. Termasuk si kecil orange hehe ya, si Dahon SP9 atau boleh di baca SPG.. hehe.. cantik.

Tepat pukul 7 pagi, gowes dimulai menyusuri jalan perkotaan yaitu Jalan Diponegoro, Hasanudin, Thamrin, Gajah Mada, Veteran, Patimura, Supratman, Nusa Indah, Renon dan finish di Bajra Sandhi. Selama di perjalanan yang santai ini, seluruh pesepeda menaati peraturan lalu lintas yaitu berhenti saat lampu merah dan lainnya. Inilah gowes simpatik yang tidak bikin kesel pengguna jalan lainnya.

Aksi simpatik yaitu penyebaran flyer dan bunga mawar kepada masyarakat dilakukang di Renon. Meski sempat mendapat protes dari penjaga civic center Renon karena takut flyer akan dibuang oleh masyarakat dan menjadi sampah, namun akhirnya aksi simpatik ini dapat berjalan dengan baik. Terimakasih semuaa... semoga himbauan yang telah disebar dapat menarik perhatian masyarakat luas dan ikut bersama-sama menjaga lingkungan kita.

Selebihnya adalah kumpul-kumpul obrol ringan dan canda tawa heheh plus makan kacang ijo yang disediakan panitia. Wah, enak banget nih.. Sambil makan kacang ijo, diskusi sepeda lipat terlihat 'intense'. Saking kuatnya virus Seli ini, seorang kawan yang sedianya hanya menonton orang berolah raga di Renon, sampai langsung berangkat ke Toko Sepeda Rodalink untuk membeli sepeda lipat langsung pagi itu. Waaahhhhh.... ini sih udah ngebet bangeeeddd... hahahaha.. Selamat ya! Welcome to our community..

Diskusi berlanjut sampai pada Car Free Day. Wah, ternyata memang benar. CFD ini adalah mimpi semua pesepeda. Om Putu Kusuma dan Om Dolly juga sangat ingin adanya CFD di Bali dan siap membantu agar segera terlaksana. Wah, gayung bersambut dimana-mana ini... baik sekali!

OK, pe-er kita bersama agar CFD di Bali segera terwujud. Sementara itu, kumpulan sepeda lipat akan membentuk suatu komunitas. Mau apa nih namanya?
BiDOC = Bali Dahon Owner Community
BiDOn = Bali Dahon Owner
SeLa Bali = Sepeda Lipat Bali

hehehe apalah, yang penting adalah bagaimana komunitas seli di Bali bisa menebar virus bersepeda lebih banyak lagi untuk kesehatan dan lingkungan.

Terimakasih untuk seluruh komunitas sepeda dan panitia yang terlibat dalam gowes simpatik hari ini. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan... dan sampai bertemu pada acara gowes berikutnya...

O ya, tadi pagi juga ketemu secara tidak sengaja dengan Lombok MTB, para goweser dari Lombok. Ada 4 orang yang katanya sering menemani para MTB mania dari Bali yang ingin menjajal gowes di Lombok. Ok, bro, kita gowes di Lombok kapan-kapan ya... kalau ke Bali lagi, jangan lupa mampir.. take care!

ED



















1 komentar: